OOP adalah paradigma pemrograman yang cukup dominan saat ini, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern, jadi bukan berati programnya udah gak layak di pake sob.
OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan masalah dibagi ke dalam objek.
Pembahasan mengenai orientasi objek tidak akan terlepas dari konsep objek seperti inheritance atau penurunan, encapsulation atau pembungkusan, dan polymorphism atau kebanyakrupaan. Ada pun objek yang merupakan instantiasi dari suatu class selalu dapat diacu melalui current objek, apa pun nama instant-nya.
Dapat didefinisikan bahwa class merupakan struktur data dari suatu objek, lebih jelasnya adalah sebuah bentuk dasar atau blueprint yang mendefinisikan variabel method umum pada semua objek dari beberapa macam.Objek sendiri adalah kumpulan variabel dan fungsi yang dihasilkan dari template khusus atau disebut class. objek adalah elemen pada saat run-time yang akan diciptakan, dimanipulasi, dan dihancurkan ketika eksekusi.
Ada pun class merupakan definisi statik dari himpunan objek yang mungkin diciptakan sebagai instantiasi dari class. Sederhananya adalah kumpulan objek yang mempunyai atribut sama. Nah, dengan demikian maka kodingan untuk run-time pada objek, seperti ini sob:
Class biasany dibuat seperti ini
Class nama_classnya{
//berisi sekumpulan fungsi,variabel dan
//statement-statement lainnya
}
Agar class tersebut dpt digunakan maka perlu memiliki atribut-atribut contonya dalam php/c++
//di php
class NamaClass {
var $atribut1;
var $atribut2;
function operasi(){}
}
//di c++
class NamaClass {
public:
int atribut1;
int atribut2;
int operasi(){retun nilai_int}
};
Pada bahasa pemerograman web lain ex. Java file harus disimpan dengan nama class berbeda dengan PHP kita dapat memberikan nama yang tidak mesti sama dengan nama classnya.
Ciri Khas OOP yaitu dibagi beberapa macam sob, yaitu:
Enkapsulasi
adalah suatu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu
proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar
sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan system itu sendiri. Akses
ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat
interface. Contoh kasus sepeda motor tadi, pada sistem pemindahan gigi
transmisi, maka pengendara tidak perlu tahu detail dari bagaimana proses
pemindahan gigi itu dilakukan oleh mesin, cukup tahu bagaimana menekan
gigi transmisi itu. Pedal gigi transmisi yang diinjak pengendara itu
merupakan interface (antar muka) pengendara dengan sistem transmisi
sepeda motor.
Dalam bahasa Java segala sesuatu adalah objek (everything is object).
Setiap baris program yang ditulis programmer adalah merupakan bagian
dari sebuah objek. Programmer juga dapat membangun sebuah objek yang
disusun oleh objek-objek kecil, dimana masing-masing objek yang
menyusunnya memiliki fungsi sendiri-sendiri
Polymorphism
berasal dari bahasa Yunani yang berarti banyak bentuk. Dalam PBO,
konsep ini memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk
memerintah objek agar melakukan aksi atau tindakan yang mungkin secara
prinsip sama namun secara proses berbeda. Dalam konsep yang lebih umum
sering kali polymorphism disebut dalam istilah satu interface banyak
aksi. Contoh yang konkrit dalam dunia nyata yaitu mobil. Mobil yang ada
dipasaran terdiri atas berbagai tipe dan berbagai merk, namun semuanya
memiliki interface kemudi yang sama, seperti: stir, tongkat transmisi,
pedal gas dan rem. Jika seseorang dapat mengemudikan satu jenis mobil
saja dari satu merk tertentu, maka orang itu akan dapat mengemudikan
hamper semua jenis mobil yang ada, karena semua mobil tersebut
menggunakan interface yang sama. Harus diperhatikan disini bahwa
interface yang sama tidak berarti cara kerjanya juga sama. Missal pedal
gas, jika ditekan maka kecepatan mobil akan meningkat, tapi bagaiman
proses peningkatan kecepatan ini dapat berbeda-beda untuk setiap jenis
mobil.
.
• OOP (Object oriented Programing)Pemograman Object Oriented adalah membuat suatu program yang terdiri dari berbagai oject yang saling beriteraksi (dalam beberapa buku di artikan dengan bertukar pesan antar object). Ketika membuat Sebuah program yang ruang lingkupnya luas konsep object oriented akan terasa sangat membantu karna akan terasa lebih mudah untuk menggorganisir program yang telah kita buat,Dalam konsep object oriented terdapat 2 istilah yaitu objeck dan class,class merupakan pola atau template yang menggambarkan kumpulan object yang mempunyai sifat yang sama,perilaku,atau disebut dengan himpunan object sejenis. Sementara object adalah implementasi dari class. Tujuan utama dari pengembngan perangkat lunak atau program berorientasi oject adalah
1. Mempersingkat waktu dan menurunkan biaya pengembangan
Rekayasa perangkat lunak
2. Menurunkan biaya perwatan perangkat lunak
3. Pemograman beririentasi object memberikan landasan yang sangat berguna untuk pembuatan prototype system secara cepat.
Pedoman yang di sajikaan untuk menentukan Object-object dalam suatu proram:
a Correctness Sufficiency
Dalam mendesain proram sebaiknya kita memperhatikan bahwa object-object yang kita desain dapat menjamin kebenaran informasi dan juga kecukupan informasi yang di butuhkan.
a Robustness
Objetc-object yang kita desain sebaiknya dapat mebuat suatu program menjadi tangguh,dalam hal ini di harapkan program yang di buat meiliki error yang sedikit dan dapat bertahan dalam situasi yang sulit sekalipun.
a Flexibility
Object –object yang didesain sebaiknya mudah untuk di expand atau di kembangkan (bersifat flexbiliaty). Hal ini di butuh kan karena dalam perbuatan program sering kali kita harus merubah desain yang telah kita buat sebelumnya karena adanya perubahan desain yang di ingn kan oleh user ataupengguna.
a Reasbility
Kode-kde pogram yang telah kita buat,dapat kita gunakan kembali.Hal ini haruslah terpenuhi dalam mendesain program yang baik. Karena ketika kita menggunakan point ini maka kita akan lebih mudah untuk me-manage program yang kita buat.
a Efficiency
Desain yang kita buat sebaiknya efesien karena akan berkaitan dengan penggunaan resorce hardware yang kita gunakan. Baik itu dalam factor kecepatan maupun dalam factor penyimpanan data atau program.
Pemrograman berorientasi Object (OOP)
Pemrograman berorientasi Object merupakan paradigma pemrograman yang menggunakan ” objek “- struktur data yang terdiri dari bidang data dan metode bersama dengan interaksi mereka – untuk merancang aplikasi dan program komputer. Programming techniques may include features such as data abstraction , encapsulation , modularity , polymorphism , and inheritance . Pemrograman teknik dapat mencakup fitur seperti data abstraksi , enkapsulasi , modularitas , polimorfisme , dan warisan . Many modern programming languages now support OOP.
Maka seperti itulah Pemrograman yang berorientasi pada suatu objek sob, semoga artikel ini bermanfaat ya sobat.
NAMA : LIBERTY KEMAS BINSAR
KELAS : 2KB02
NPM : 24113975
SUMBER: http://arief4nker.wordpress.com/materi-oop/